Aneka Puding Berkhasiat untuk Berbuka

07 Jun 2016

Bulan Ramadan telah tiba. Khusus menyambut bulan suci ini Warung Dhahar Pulo Segaran Tembi Rumah Budaya menawarkan menu takjil berupa aneka puding dengan Rp 4.500 per gelas. Aneka puding itu adalah Puding Dawet, Puding Kurma, Puding Lumut, Puding Ubi Ungu, Puding Secang, dan Puding Kunir Asem.

Puding Dawet terasa demikian segar dan serasi untuk berbuka puasa. Rasanya yang manis lembut cocok untuk dicerna usus perut yang seharian kosong. Puding Dawet terdiri atas dua lapisan. Lapisan bawah cendol berwarna hijau alamiah, sedangkan bagian atas atau topingnya berupa puding berwarna cokelat asli gula jawa dengan irisan nangka yang renyah, manis, dan beraroma harum.

Puding Kurma pun cocok untuk berbuka bagi Anda yang menggemari buah khas padang pasir itu. Puding ini dibuat dari bahan-bahan berupa agar-agar putih, buah kurma, susu kental manis, gula pasir, dan garam. Semua diramu dengan ukuran tertentu sehingga menghasilkan komposisi yang padu padan dan harmonis. Rasa manis yang kuat dari buah kurma diperlembut dengan unsur susu yang menjadi ramuan dari Puding Kurma ini.

Ada pula Puding Lumut yang dominan warna hijau. Puding Lumut secara penampilan sudah merangsang dan menawarkan kesegaran. Puding ini terbuat dari agar-agar putih, telur ayam, santan, daun pandan, gula pasir, dan garam. Paduan dari bahan-bahannya yang diolah oleh chef Tembi menjadikan sajian takjil ini lain dari yang lain. Aroma pandan dan hijau warna pandannya dalam sentuhan manis gula pasir serta kekenyalan dari agar-agarnya menawarkan sensasi menarik saat berbuka puasa.

Puding Ungu yang diolah dari ubi ungu, agar-agar putih, susu kental manis, gula pasir, dan garam menjadikan puding ini terasa istimewa sebagai cara untuk menikmati ubi ungu dalam paduannya dengan agar-agar. Ubi ungu yang dikenal banyak manfaatnya terutama sebagai bahan antioksidan, sangat cocok disantap sebagai pembuka puasa.

Pilihan lain dari sekian puding itu adalah Puding Secang. Sesuai namanya, puding ini dibuat dari kayu secang plus cengkeh jahe, kayu manis, sereh, gula pasir, garam, dan agar-agar putih. Ramuan tersebuat semuanya direbus, disaring dan kemudian didinginkan sehingga mengental dan menjadi puding yang kenyal dengan tampilan warna merah pekat alami dari kayu secang. Puding ini di samping nikmat di lidah juga berkhasiat melancarkan peredaran darah sekaligus membangkitkan semangat dan mengobati kelelahan. Memang cocok puding ini untuk berbuka puasa untuk mengawali kegiatan ibadah tarawih.

naskah dan foto: a. sartono

Aneka puding murah berkhasiat di bulan Ramadan sajian dari WD Pulo Segaran Tembi Rumah Budaya, difoto: 6 Juni 2016, foto: a.sartono
PULO SEGARAN