Alfian Emir Adytia dengan Sederet Pencapaian

26 Aug 2016

"Bisa karena biasa", menjadi pegangan bagi Alfian Emir Adytia (24) dalam menapaki jenjang kariernya di dunia musik. Pemuda kelahiran Ngawi, 24 Juni 1992 ini telah berkali-kali menorehkan prestasi dalam bidang musik baik pada tingkat nasional maupun internasional.

Lahir di lingkup keluarga pecinta musik menjadikan ia mengenal dan mencintai musik sejak kecil, khususnya musik klasik. Pertama kali berkenalan dengan instrumen pertamanya yaitu gitar pada usia 9 tahun, kemudian mulai mendalami instrumen cello di bawah bimbingan ayahanda serta meneruskan pendidikan musik secara formal di Sekolah Menengah Musik (SMM) Yogyakarta dan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Saat ini Alfian sedang menyiapkan kelanjutan pendidikan musiknya di Konservatorium Van Amsterdam, Belanda.

Alfian sukses menggelar recital cello perdananya di SMM Yogyakarta pada tahun 2011, dilanjutkan dengan beberapa kali pergelaran recital di kampus ISI dan Tembi Rumah Budaya pada tahun 2012. Selain talentanya sebagai pemain cello, Alfian juga menaruh minat khusus pada conducting dan composing.

Terhitung sudah lebih dari 50 buah komposisi musik yang telah ia tulis baik itu karya untuk orkestra maupun ansambel. Salah satu komposisi musiknya yang berjudul 5 Miniature For Oboe and Piano berhasil menyabet 1st Prize pada Kompetisi Komposisi Musik dalam rangka 50 tahun Avip Priyatna tahun 2015. Komposisi tersebut juga telah dimainkan di beberapa tempat sepanjang tahun 2013-2016 antara lain di Bandung, Yogyakarta, Jakarta, dan Singapura serta dirilis dalam album bertajuk Neo Indonesian Music For Oboe.

Selama tahun 2005-2016 Alfian telah bergabung dengan sejumlah kelompok orkestra nasional dan internasional. Karier orkestranya dimulai dengan bergabung di Malaysia National Youth Symphony Orchestra (NYSO) tahun 2005-2008. Pengalaman ini ia lanjutkan dengan bergabung di Asean-Russia Symphony Orchestra of Young Musician, Nusantara Symphony Orchestra (NSO), Gita Bahana Nusantara (GBN), Southeast Asian Youth Orchestra and Wind Ensemble (SAYOWE), Southeast Asia Youth Chamber Orchestra (Seayco), Jakarta Philharmonic Orchestra (JPO), Jakarta Concert Orchestra, Jakarta Simfonia Orchestra, Twilite Orchestra, String Orchestra of Surabaya, Vietnam National Symphony Orchestra, Hongkong New Music Ensemble, Orkestra Mahasiswa (OM) ISI Yogyakarta, Fombi Simfonia, dan Fombi Musika di tahun-tahun berikutnya.

Kecintaannya yang mendalam terhadap cello dan musik klasik memunculkan sebuah ide untuk melakukan tour performance dan diskusi musik di beberapa kota di Indonesia pada Januari-Juli 2015. Program ini diberi nama Koling yang berarti Kodaly Keliling. Melalui program ini, Alfian bermaksud untuk mengenalkan instrumen cello kepada masyarakat luas, selain itu kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka memperingati 100 tahun karya Zoltan Kodaly yang berjudul Sonata for Solo Cello dimana karya ini adalah karya yang dimainkan dan didiskusikan pada program Koling. Acara ini sukses digelar di beberapa universitas di Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Salatiga, dan Jakarta.

Ketekunan Alfian dalam berlatih dan bermain cello juga mampu mengantarkan menjadi salah satu finalis dalam The International Knopf Competition for Violin, Viola, and Violoncello yang berlangsung April 2016 di Düsseldorf, Jerman. Banyaknya pengalaman dalam dunia orkestra ditambah dengan talenta conducting yang ia miliki membuat ia dipercaya untuk menjadi conductor Fombi Musika dalam Pagelaran Ode Bulan Agustus yang akan dipentaskan di Bentara Budaya Jakarta pada 26 Agustus 2016.

Saat ini Alfian tengah fokus dengan penggarapan album pertamanya yang diberi judul Nacht Musik (Musik Malam). Album yang rencananya berisi 6-7 komposisi cello ini akan memuat karya-karya musik Alfian yang bernuansa lembut dan tenang. Memang, Alfian bermaksud untuk membuat karya musik yang cocok didengarkan sembari berkegiatan pada malam hari. Pre-album Nacht Musik ini akan dirilis dan dipentaskan pada 4 September 2016 dalam event Festival Kesenian Yogyakarta mendatang.

Adindachristya
Foto: Adindachristya dan dok pribadi Alfian 

Performance Alfian di Kedai Kebun Yogyakarta, 2013
Koling di Semarang, 2015
Alfian dengan cellonya
Alfian sebagai conductor ketika rehearsal Fombi Musika, 2016
PROFIL