Orang Wuku Prangbakat Perlu Waspada Jika Berada di Bangunan Bertingkat (17 – 23 Agustus 2014)

16 Aug 2014

Orang Wuku Prangbakat cenderung kaku, pemalu, pendiriannya mudah berubah. Ia juga tidak mudah melepaskan harta yang sudah menjadi miliknya. Namun, ia keras dalam kemauan, cekatan dalam melakukan segala pekerjaan, berbakat sebagai prajurit karena mempunyai keberanian dan kewaspadaan.

Kitab Primbon Betaljemur Adammakna adalah kumpulan pengetahuan berdasarkan ‘ilmu titen’ yang berlangsung turun-temurun dalam masyarakat Jawa. Kitab tersebut memuat 337 bab, salah satu diantaranya adalah pengetahuan untuk menghitung, memilah dan memilih hari.

Berdasarkan kitab itu dalam sepekan ini ada 4 hari baik untuk keperluan menyelenggarakan upacara penting dalam keluarga, dengan perincian sebagai berikut:

Minggu Pon, 17 Agustus 2014, kalender Jawa tanggal 20 bulan Sawal, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Sabtu sore pukul 18.00 s/d Minggu sore pukul 18.00), tanggal nahas pada bulan Sawal, tidak baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian.

Senin Wage, 18 Agustus 2014, kalender Jawa tanggal 21, bulan Sawal, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Minggu sore pukul 18.00 s/d Senin sore pukul 18.00), baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian.

Selasa Kliwon, 19 Agustus 2014, kalender Jawa tanggal 22, bulan Sawal, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Senin sore pukul 18.00 s/d Selasa sore pukul 18.00), kurang baik untuk menyelenggarakan upacara penting, dan untuk bepergian.

Rabu Legi, 20 Agustus 2014, kalender Jawa tanggal 23, bulan Sawal, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Selasa sore pukul 18.00 s/d Rabu sore pukul 18.00), tidak baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian.

Kamis Paing, 21 Agustus 2014, kalender Jawa tanggal 24, bulan Sawal, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Rabu sore pukul 18.00 s/d Kamis sore pukul 18.00), baik untuk menyelenggarakan upacara penting, dan untuk bepergian.

Jumat Pon, 22 Agustus 2014, kalender Jawa tanggal 25, bulan Sawal, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Kamis sore pukul 18.00 s/d Senin sore pukul 18.00), baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian.

Sabtu Wage, 23 Agustus 2014, kalender Jawa tanggal 26, bulan Sawal, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Jumat sore pukul 18.00 s/d Sabtu sore pukul 18.00), baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian.

Orang yang dilahirkan pada kurun waktu 17 Agustus sampai dengan 23 Agustus, masuk dalam Wuku Prangbakat, wuku dengan nomor urut 24.


Penggambaran Wuku Prangbakat adalah sebagai berikut: 
Raden Prangbakat (kiri) menghadap Batara Bisma. 
Kaki Batara Bisma yang sedang dicelupkan di bokor air melambangkan panjang umur dan 
rezekinya tak berkesudahan. 
Pohonnya adalah Pohon Tirisan. 
Burungnya adalah burung Urang-urangan.

Perwatakan dan sikap Wuku Prangbakat adalah sesuai dengan penggambaran watak dari Batara Bisma yaitu:

  • Kelemahannya : cenderung kaku, pemalu, pendiriannya mudah berubah. Tidak mudah merelakan harta yang sudah menjadi miliknya.

  • Kelebihannya : keras dalam kemauan, cekatan dalam melakukan segala pekerjaan, berbakat sebagai prajurit karena mempunyai keberanian dan kewaspadaan. Mudah mencari nafkah.

  • Bencananya : jatuh dari pohon atau bangunan bertingkat

  • Hari nahas :. tidak jelas.

  • Hari baik : tidak jelas.

Untuk mencegah agar terhindar dari celaka orang Wuku Prangbakat perlu mengupayakan slametan. Caranya adalah membuat tumpeng, lauknya sate sapi dengan bumbu rempah-rempah serba manis dan aneka sayuran disertai doa keselamatan.

Selain itu, setelah slametan, selama 7 hari (17 – 23 Agustus 2014) yang bersangkutan tidak boleh memanjat atau melakukan perjalanan di jalan yang menurun, karena tempat bersemayamnya bencana yang digambarkan sebagai Batara Kala ada di bawah.

 

Herjaka HS

PRIMBON