Hari nahas Orang Wuku Galungan Minggu Pahing, Senin Pon dan Selasa Wage (20 Oktober - 26 Oktober 2013)

19 Oct 2013 / Tag: PRIMBON

Primbon

Hari nahas Orang Wuku Galungan Minggu Pahing, Senin Pon dan Selasa Wage
(20 Oktober - 26 Oktober 2013)

Orang Wuku Galungan punya kelebihannya tampan wajahnya, mantap, anteng tidak rongeh atau tidak gampang jatuh ke dalam godaan, senang berdarma. Sikap dan perbuatannya selalu menyenangkan hati orang lain, sehingga dicintai banyak orang. Tangkas dalam berbicara, besar rasa tanggungjawabnya.

Kitab Primbon Betaljemur Adammakna adalah kumpulan pengetahuan berdasarkan ‘ilmu titen’ yang berlangsung turun temurun di masyarakat Jawa. Buku tersebut menghimpun 337 bab, salah satu diantaranya adalah pengetahuan menghitung, memilah dan memilih hari.

Berdasarkan panduan dari kitab ini, pada pekan ini terdapat 5 hari baik yang bisa digunakan untuk upacara penting dalam keluarga, dengan perincian sebagai berikut:

Minggu Paing 20 Oktober 2013, kalender Jawa tanggal 15, bulan Besar tahun 1946 Jimakir, (terhitung mulai Sabtu sore pukul 18.00 s/d Minggu sore pukul 18.00), kurang baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan bepergian.

Senin Pon, 21 Oktober 2013, kalender Jawa tanggal 16, bulan Besar tahun 1946 Jimakir, (terhitung mulai Minggu sore pukul 18.00 s/d Senin sore pukul 18.00), baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan bepergian.

Selasa Wage, 22 Oktober 2013, kalender Jawa tanggal 17, bulan Besar, tahun 1946 Jimakir (terhitung mulai Senin sore pukul 18.00 s/d Selasa sore pukul 18.00), tidak baik untuk menyelenggarakan upacara penting, dan untuk bepergian.

Rabu Kliwon 23 Oktober 2013, kalender Jawa tanggal 18, bulan Besar, tahun 1946 Jimakir (terhitung mulai Selasa sore pukul 18.00 s/d Rabu Sore pukul 18.00), baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan bepergian.

Kamis Legi, 24 Oktober 2013, kalender Jawa tanggal 19, bulan Besar, tahun 1946 Jimakir (terhitung mulai Rabu sore pukul 18.00 s/d Kamis Sore pukul 18.00), baik untuk menyelenggarakan upacara penting, dan untuk bepergian.

Jumat Paing, 25 Oktober 2013, kalender Jawa tanggal 20, bulan Besar, tahun 1946 Jimakir (terhitung mulai Kamis sore pukul 18.00 s/d Senin Sore pukul 18.00), baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan bepergian.

Sabtu Pon, 26 Oktober 2013, kalender Jawa tanggal 21 bulan Besar, tahun 1946 Jimakir (terhitung mulai Jumat sore pukul 18.00 s/d Sabtu sore pukul 18.00), baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan bepergian

Bagi anak yang lahir antara Minggu 13 Oktober 2013 sampai dengan Sabtu 19 Oktober 2013,

Hari nahas Orang Wuku Galungan Minggu Pahing, Senin Pon dan Selasa Wage (20 Oktober - 26 Oktober 2013)
Raden Galungan (kiri) menghadap Batara Kamajaya yang memangku bokor isi air.
Pohonnya adalah pohon tangan, dan burungnya adalah burung Bido.

Ciri-ciri wuku Galungan adalah sebagai berikut :

  • Dewa yang menaungi wuku Galungan adalah Batara Kamajaya.

  • Kelebihannya: Tampan wajahnya, mantap, anteng tidak rongeh atau tidak gampang jatuh ke dalam godaan, senang berdarma. Sikap dan perbuatannya selalu menyenangkan hati orang lain, sehingga dicintai banyak orang. Tangkas dalam berbicara. Besar rasa tanggungjawabnya.

  • Kekurangannya: pemarah dan pemboros, sehingga penghasilannya selalu kurang.

  • Kayunya adalah kayu tangan. Wataknya agglidhik atau senang bekerja, tidak mau menganggur.

  • Burungnya adalah burung Bido yang mempunyai watak besar amarahnya dan selalu tergoda untuk menginginkan haknya orang lain.

  • Dewanya Wuku Galungan digambarkan sedang memangku bokor berisi air, artinya dapat menghibur hati susah dan senang menyumbangkan tenaganya.

  • Datangnya bahaya akibat pertengkaran.

  • Hari nahas : Minggu Pahing, Senin Pon dan Selasa Wage.

  • Hari baik : tidak jelas.

Untuk mencegah agar terhindar dari celaka orang Wuku Galungan perlu mengupayakan slametan, dengan membuat tumpeng, lauknya pindang kambing disertai doa keselamatan.

Selain itu, selama 7 hari (20 - 26 Oktober 2013) yang bersangkutan tidak boleh pergi ke arah Barat Laut, karena letak Kala berada di Barat Laut menghadap Tenggara.

Herjaka HS

PRIMBON Jakarta