Hari Keberuntungan Orang Wuku Kuruwelut Jatuh pada Senin Kliwon (29 Juni – 5 Juli 2014)

28 Jun 2014

Dewa yang menaungi Wuku Kuruwelut adalah Batara Wisnu yang menggambarkan terang pandangannya serta berwawasan luas dan bijaksana. Orang Kuruwelut jujur, luhur budinya, suka menolong, cerdas, dan banyak akal. Tapi, dia senang pamer.

Kitab Primbon Betaljemur Adammakna adalah kumpulan pengetahuan berdasarkan ‘ilmu titen’ yang berlangsung turun-temurun dalam masyarakat Jawa. Kitab tersebut memuat 337 bab, salah satu diantaranya adalah pengetahuan untuk menghitung, memilah dan memilih hari.

Berdasarkan kitab itu dalam sepekan ini ada 4 hari baik untuk keperluan menyelenggarakan upacara penting dalam keluarga, dengan perincian sebagai berikut:

Minggu Wage, 29 Juni 2014, kalender Jawa tanggal 1, bulan Pasa, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Sabtu sore pukul 18.00 s/d Minggu sore pukul 18.00), kurang baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian. Hari nahas untuk orang wuku Kuruwelut.

Senin Kliwon, 30 Juni 2014, kalender Jawa tanggal 2, bulan Pasa, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Minggu sore pukul 18.00 s/d Senin sore pukul 18.00), baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian. Hari keberuntungan untuk orang wuku Kuruwelut.

Selasa Legi, 1 Juli 2014, kalender Jawa tanggal 3, bulan Pasa, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Senin sore pukul 18.00 s/d Selasa sore pukul 18.00), baik untuk menyelenggarakan upacara penting, dan untuk bepergian.

Rabu Paing, 2 Juli 2014, kalender Jawa tanggal 4, bulan Pasa, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Selasa sore pukul 18.00 s/d Rabu Sore pukul 18.00), baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian.

Kamis Pon, 3 Juli 2014, kalender Jawa tanggal 5, bulan Pasa, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Rabu sore pukul 18.00 s/d Kamis Sore pukul 18.00), baik untuk menyelenggarakan upacara penting, dan untuk bepergian.

Jumat Wage, 4 Juli 2014, kalender Jawa tanggal 6, bulan Pasa, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Kamis sore pukul 18.00 s/d Senin Sore pukul 18.00), kurang baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian.

Sabtu Kliwon, 5 Juli 2014, kalender Jawa tanggal 7, bulan Pasa, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Jumat sore pukul 18.00 s/d Sabtu sore pukul 18.00), tidak baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian. Hari naas untuk orang wuku Kuruwelut

Orang yang dilahirkan pada kurun waktu 29 Juni sampai dengan 5 Juli, masuk dalam Wuku Kuruwelut, wuku dengan nomor urut 17.


Penggambaran Wuku Kuruwelut: 
Raden Kuruwelut (kiri) menghadap Batara Wisnu 
Pohonnya adalah pohon Parijatha, bagus wujudnya, mencintai saudara dan teman handai taulan. 
Burungnya adalah burung Sepahan atau Puter, kuat dan dalam budinya, besar anugerahnya 
Gedongnya di depan, sifatnya pradah atau tidak sungkan mengeluarkan harta bendanya 
Memegang senjata Cakra artinya berwatak perwira.

Ciri-ciri keberuntungannya adalah sebagai berikut :

  • Dewa yang menaungi wuku Kuruwelut adalah Batara Wisnu yang menggambarkan terang pandangannya serta berwawasan luas dan bijaksana.

  • Sifat dan perwatakannya: jujur, luhur budinya, suka menolong.

  • Kelebihannya : cerdas, banyak akal.

  • Kekurangannya : senang pamer.

  • Bencananya: datang ketika berada di medan perang dan terkena racun tumbuh-tubuhan.

  • Hari nahas: Sabtu Kliwon dan Minggu Wage.

  • Hari baik: Senin Kliwon

Untuk mencegah agar terhindar dari bencana orang Kuruwelut perlu mengupayakan slametan. Caranya adalah memotong kambing yang kaki depannya putih dan dimasak aneka macam, disertai doa keselamatan.

Selain itu, setelah slametan, selama 7 hari (29 Juni – 5 Juli) yang bersangkutan tidak boleh memanjat karena letak Kala berada di atas.

Herjaka HS

 

PRIMBON