Sapa Sing Tekun Golek Teken Bakal Tekan

28 May 2013

Bothekan

Sapa Sing Tekun Golek Teken Bakal Tekan

Pada intinya pepatah ini ingin mengajarkan agar manusia memiliki ketekunan diri dalam bekerja atau mengembangkan diri sekaligus dalam mencari “jalan” menuju kepada Sang Khalik.

Sapa Sing Tekun Golek Teken Bakal Tekan

Pepatah atau peribahasa Jawa di atas secara harafiah berarti siapa yang tekun (rajin) mencari tongkat (penyangga tubuh) akan sampai (kepada tujuannya).

Teken atau tongkat adalah salah satu alat yang digunakan untuk membantu menopang tubuh manusia ketika ia sedang berjalan. Selain itu teken atau tongkat juga dapat berfungsi sebagai senjata sekaligus alat penunjuk atau “peraba” seperti yang digunakan oleh kaum tunanetra.

Teken dalam arti luas juga diartikan sebagai pegangan atau andalan dalam mencari nafkah atau rezeki untuk menopang hidup. Selain itu dalam arti lain teken juga diartikan sebagai pegangan atau pedoman rohani. Dengan demikian, orang yang rajin atau tekun mencari pegangan hidup lahir dan batin suatu ketika pasti akan mendapatkannya atau “sampai”.

Pada intinya pepatah ini ingin mengajarkan agar manusia memiliki ketekunan diri dalam bekerja atau mengembangkan diri sekaligus dalam mencari “jalan” menuju kepada Sang Khalik. Ketekunan tentu saja membutuhkan kesetiaan. Kesetiaan membutuhkan kesabaran. Kesabaran membutuhkan keikhlasan. Keikhlasan membutuhkan cinta kasih. Siapa pun yang dapat berbuat atau berperilaku demikian, maka orang tersebut akan sampai pada apa yang diharapkannya.

A. Sartono

Jakarta