Gladhen Tembang Macapat (25) Tembang Mijil Sekarsih

28 May 2015

Gladhen tembang macapat ke-25 memilih materi tembang Mijil Sekarsih.

Gladhen tembang macapat ke-25 memilih materi tembang Mijil Sekarsih. Dengan ‘cakepan’ atau syair berikut ini:
Eman eman angger away nangis, angur ageguyon, sun opahi kitiran kang gedhe, yasanira Sang Hyang Ening Jati, ilir-ilir silir, sumilir Hyang Bayu
(Kasihan anakku laki-laki jangan menangis, lebih baik bersendaugurau, aku beri upah kitiran yang besar, buatan Tuhan, sejuk menyegarkan ditiup dewanya angin.)

Tembang Mijil mempunyai struktur baku seperti berikut ini; 
Satu ‘pada’ tembang Mijil atau satu bait tembang Mijil terdiri dari enam Gatra atau enam larik.
Gatra pertama, terdiri dari 10 Guru Wilangan (suku kata) dan Guru Lagu ‘wulu’ diakhiri huruf i 
Gatra 2, terdiri dari 6 guru wilangan, dengan guru lagu ‘taling-tarung’ (diakhiri huruf o) 
Gatra 3, terdiri dari 10 guru wilangan, dengan guru lagu taling (diakhiri huruf e) 
Gatra 4, terdiri dari 10 guru wilangan, dengan guru lagu wulu (i) 
Gatra 5, terdiri dari 6 guru wilangan, dengan guru lagu wulu (i) 
Gatra 6, terdiri dari 6 guru wilangan, dengan guru lagu suku (u)

Padanan nada ini dapat membantu mencari ‘ngeng’ titi laras atau membidik nada jika instrument gamelan tidak ada

Pentatonik

Diatonik

Slendro Sanga

Piano/Gitar

1 (ji)

=  6 (la)

2 (ro)

=  1 (do)

3 (lu)

=  2 (re)

5 (ma)

=  4 (fa)

6 (nem)

=  5 (sol)

Herjaka HS

EDUKASI